Thursday, February 23, 2017

Memahami secara ilmiah kepribadian dengan teori Tebula Rasa



Dalam bukunya yang berjudul "An Essay Concerning Human Understanding" Pada tahun 1690, John Locke mengemukakan Teori Tabula Rasa. Menurut teori ini, manusia yang baru lahir seperti batu tulis yang bersih dan akan menjadi seperti apa kepribadian seseorang ditentukan oleh pengalaman yang didapatkannya. 
 
Contoh : Saya berasal dari desa wingkoharjo, Orang tua saya seorang guru. saya sejak kecil diajari sopan santun sama orang lain dan menghargai waktu.  Saya sejak kecil juga sangat hobi berolahraga dan saya di suport orang tua saya. Semua itu saya lakukan sampai sekarang karena orang tua saya tidak hanya mengajari tetapi beliau mencontohkan hal hal yang baik kepada saya. Keuntungan dari ajaran orang tua saya, sekarang saya hampir menguasai semua cabang olahraga walaupun tidak mahir melakukanya tetapi saya bisa bermain. saya juga menerapkan kesopanan dan disiplin waktu sampai sekarang, apalagi sekarang saya berkuliah di kampus STTKD yang menerapkan system semi militer dan saya merasa beruntung karena membuat saya lebih baik lagi. Segala sesuatu itu pasti akan berbeda, karena ajaran dari orang tua masing masing berbeda dan lingkunganya juga berbeda, misalnya anak yang tinggal di Ibukota, mereka pasti secara otomatis akan bersifat cuek dan terbiasa hidup secara individu.

No comments:

Post a Comment